Ujian PAI

Untuk menjadi aktuaris anggota Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), seorang calon aktuaris harus melakukan uji kompetensi. Uji kompetensi dapat dilakukan dengan mengikuti Ujian profesi aktuaris atau melalui penyetaraan mata kuliah. Ujian profesi aktuaris terdiri dari dua tingkatan, yaitu level ASAI (Associate of Actuaries of Indonesia) dan level FSAI (Fellowship of Actuaries of Indonesia).

Ujian level ASAI diantaranya:

  1. A10 – Matematika Keuangan
  2. A20 – Probabilita dan Statistika
  3. A30 – Ekonomi
  4. A40 – Akuntansi
  5. A50 – Metode Statistika
  6. A60 – Matematika Aktuaria
  7. A70 – Pemodelan dan Teori Risiko

Ujian level FSAI:

  1. F10 – Investasi dan Manajemen Aset
  2. F20 – Manajemen Aktuaria
  3. Minimum satu mata ujian dari:

F31 – Aspek Aktuaria dalam Asuransi Jiwa

F32 – Aspek Aktuaria dalam Dana Pensiun

F33 – Aspek Aktuaria dalam Asuransi Umum

F34 – Aspek Aktuaria dalam Asuransi Kesehatan

Ujian-ujian tersebut pada prinsipnya tidak hirarkikal, PAI juga tidak mewajibkan urutan tertentu pada pengambilannya, kecuali urutan level. Hanya saja ada beberapa ujian yang materinya adalah lanjutan materi yang lain. Seperti mempersiapkan A60 akan lebih mudah jika sudah memahami materi yang diujikan pada A10, mempersiapkan A70 akan lebih mudah jika sudah menguasai materi A20 dan sebagian A50. Pengetahuan tentang A60, dengan menggunakan analogi yang sama, dapat digunakan untuk membantu memahami materi A70. Karena PAI mempertimbangkan urutan level, bukan ujian, maka pengambilan ujian-ujian pada level FSAI harus dilakukan setelah kandidat menyelesaikan semua ujian level ASAI.