Sejarah

Mata kuliah bidang aktuaria sudah lama ditawarkan di Departemen Matematika UGM, yang saat itu bernama Jurusan Matematika. Mata kuliah tersebut adalah Pengantar Asuransi Jiwa. Mata kuliah ini yang menjadi cikal-bakal pengembangan selanjutnya atas mata kuliah Pengantar Matematika Aktuaria. Mata kuliah bidang aktuaria selanjutnya yang ditawarkan adalah teori risiko yang pada tahun-tahun awal menjadi topik bahasan dalam mata kuliah Kapita Selekta Matematika Terapan. Pengembangan mata kuliah bidang aktuaria mengalami peningkatan yang pesat ketika pada tahun 2006 Program Studi S2 Matematika menawarkan aktuaria sebagai salah satu minat pada program studi tersebut. Saat itu bidang aktuaria masuk pada minat asuransi. Seiring terbentuknya minat tersebut maka mata kuliah aktuaria semakin banyak ditawarkan, seperti Matematika Aktuaria, Pembentukan Tabel Mortalita, Metode Statistika Aktuaria, Teori Risiko, dll.

Pada tahun 2007 Departemen Matematika UGM bekerja sama dengan PAI dalam hal pendidikan dan penelitian bidang aktuaria. Kerjasama pendidikan terutama dalam hal penyetaraan mata kuliah yang ditawarkan oleh Departemen Matematika dengan mata ujian sertifikasi PAI, sehingga mahasiswa yang telah mengambil beberapa mata kuliah dengan syarat tertentu dapat memperoleh sertifikat kompetensi tertentu di PAI. Hingga saat ini, terdapat 15 mata kuliah S1 dan 7 mata kuliah S2 yang dapat disetarakan dengan ujian PAI.

Penelitian terkait bidang Aktuaria telah mulai dirintis sejak tahun 2000-an dalam bentuk penelitian setingkat master, doktor dan penelitian paska doktoral, bekerjasama dengan PAI dan perusahaan atau institusi yang bergerak di bidang asuransi dan jaminan risiko. Bidang penelitian yang selama ini dilakukan di antaranya dalam bidang asuransi kesehatan, model mortalitas, valuasi produk asuransi, unit linked, dana pensiun dan asuransi kerugian. Kerjasama dengan OJK dan PAI juga telah dilakukan sejak 2014 sampai tahun 2016 ini dalam rangka Program OJK “Mencetak 1000 Aktuaris” yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan SDM aktuaris di Indonesia.  Berkenaan dengan Program OJK ini, pada tanggal 15 Januari 2016 dalam rangkaian Pertemuan Tahunan Otoritas Jasa Keuangan dengan Pemimpin Industri Jasa Keuangan 2016 (Financial Executive Gathering) dengan Presiden Joko Widodo bertempat di Istana Negara, UGM mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia sebagai perguruan tinggi yang paling aktif dalam mendukung Program 1000 Aktuaris.