Aktuaria

Ilmu aktuaria adalah disiplin ilmu yang menggunakan teori probabilitas, matematika, dan statistika untuk mengukur dan menghitung dampak finansial atas kejadian tak tentu di masa yang akan datang. Dampak finansial tersebut kemudian diproyeksikan untuk mencari nilai wajar atas kewajiban yang harus dipenuhi saat ini. Penentuan nilai wajar saat ini atas kewajiban yang akan datang ini membutuhkan landasan teoritik yang kuat pada tataran keilmuan, seperti teori probabilitas, statistika, matematika terapan, keuangan, ilmu ekonomi, dan komputasi. Dahulu, ilmu aktuaria menggunakan model deterministik dalam pembentukan tabel dan penghitungan premi, kemudian ilmu ini berkembang dengan sangat pesat setidaknya dalam 30 tahun terakhir seiring dengan perkembangan komputasi dan model stokastik dalam teori finansial modern (Frees, 1990).

Aktuaria menjadi bagian dari disiplin ilmu matematika kira-kira sejak akhir abad ke -17, ketika permintaan atas produk asuransi jangka panjang meningkat, seperti asuransi untuk melindungi biaya pemakaman, asuransi jiwa, dan produk anuitas. Pertanggungan jangka panjang ini memerlukan penyisihan sebagian aset untuk menutup kewajiban di masa yang akan datang yang bisa jadi jangka waktunya sangat panjang dari kontribusi yang dibayarkan, Seperti contohnya produk asuransi jiwa dan anuitas. Penyisihan sebagian aset ini selanjutnya dikenal dengan cadangan yang penghitungannya membutuhkan setidaknya beberapa hal, termasuk di dalamnya model probabilitas atas kejadian yang berhubungan dengan pertanggungan di masa yang akan datang dan performa investasi. Seiring dengan perkembangan matematika, lebih khusus model probabilitas dan komputasi, solusi atas permasalahan ini semakin berkembang menjadi metode yang kompleks yang memungkinkan hasil yang lebih akurat dan masuk akal. Perkembangan selanjutnya aktuaria dapat masuk di segala lini yang memungkinkan adanya kewajiban keuangan di masa yang akan datang, yang tak tentu, dan relasinya dengan kewajiban saat ini berdasarkan model yang bersesuaian. Aplikasi selanjutnya dapat dilihat pada asuransi kerugian, pengelolaan dana pensiun, dan lain lain.